INI-KLIK.ID -
Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) tingkat Kabupaten Takalar
berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Rabu
(17/6/2026). Upacara ini dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad
Firdaus Daeng Manye.
Dalam
amanatnya, Bupati yang akrab disapa Daeng Manye ini menyampaikan bahwa Hari
Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan
tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Selain itu, upacara ini menjadi sarana
memperbarui semangat, dedikasi, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan
terbaik kepada masyarakat Kabupaten Takalar.
“Harapan
tersebut akan terwujud apabila dalam diri kita tertanam motivasi kerja yang
kuat dan komitmen untuk selalu memberikan yang terbaik bagi kepentingan rakyat.
Hal ini harus disertai peningkatan disiplin dan profesionalisme guna mencapai
target kinerja yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Bupati juga
menegaskan bahwa seluruh aparatur pemerintah—baik ASN, TNI, maupun
Polri—dituntut untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian
sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Menurutnya, peringatan HKN yang
dilaksanakan setiap tanggal 17 ini tidak boleh sekadar menjadi rutinitas
seremonial belaka.
“Saya
berharap momentum Hari Kesadaran Nasional ini dapat menjadi sumber motivasi
dalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian dan amal ibadah. Sebagai abdi
negara, kita harus terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada
masyarakat,” tegas Daeng Manye.
Lebih
lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Takalar saat ini tengah
berpacu mengakselerasi berbagai program pembangunan. Langkah ini dilakukan guna
mewujudkan target yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Takalar Tahun 2025–2029.
“Dengan
kerja keras, sinergi, dan komitmen bersama, kita berharap roda pemerintahan dan
pembangunan di tahun 2026 ini dapat berjalan lancar, efektif, serta sukses
tanpa hambatan berarti,” tambahnya.
Mengakhiri
sambutannya, Bupati Takalar mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku
kepentingan (stakeholders)
untuk terus memperkuat kolaborasi demi mendukung kemajuan daerah.
“Mari kita
jadikan Hari Kesadaran Nasional sebagai titik tolak untuk memperkuat sinergi
antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan
kesadaran yang tinggi, kita mampu mewujudkan Takalar yang maju dan berdaya
saing melalui ekonomi digital,” pungkasnya.


