INI-KLIK.ID — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota
Makassar melanjutkan rangkaian program Jelajah Sampah 2026 dengan mendatangi Kecamatan
Bontoala pada Senin (13/7/2026).
Mengusung semangat edukasi, aksi nyata,
dan kolaborasi, gerakan ini mengajak warga setempat untuk belajar memilah
sampah dengan benar sekaligus menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Melalui aksi bersih-bersih lingkungan yang
melibatkan partisipasi aktif masyarakat, sebanyak 65
kilogram sampah berhasil dikumpulkan.
Program Jelajah Sampah tidak hanya
berfokus pada pengumpulan sampah, tetapi juga pada pembentukan pola pikir dan
kebiasaan baru di tengah masyarakat. Warga dibekali pemahaman mengenai teknik
pemilahan sampah organik dan anorganik dari tingkat rumah tangga agar volume
sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dapat ditekan secara
signifikan.
Pihak penyelenggara menekankan bahwa
perubahan lingkungan yang berkelanjutan tidak selalu lahir dari satu langkah
besar, melainkan dari konsistensi kebiasaan-kebiasaan baik yang diterapkan
sehari-hari oleh warga.
Kegiatan di Kecamatan Bontoala ini
menambah daftar titik aksi Jelajah Sampah 2026 dalam mengawal visi besar Makassar Bebas Sampah 2029.
Melalui kolaborasi antara pemerintah kota,
aparat kecamatan, dan seluruh lapisan masyarakat, Pemkot Makassar optimistis
sasaran kota yang bersih, hijau, dan ramah lingkungan dapat terwujud secara
bertahap.


