Notification

×

ini-klik.id


 


 

Pemkab Takalar Gelar FGD Forkopimda Cegah Konflik Sosial

Kamis | 16.7.26 | Last Updated 2026-08-05T22:22:24Z
    Share


INI-KLIK.ID Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Kamis (16/7/2026). FGD bertema "Penguatan Koordinasi Intelijen Terpadu dan Penanganan Konflik Sosial demi Menjaga Stabilitas Keamanan Daerah" ini diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Takalar.


Bupati hadir didampingi Wakil Bupati Hengky Yasin dan Sekda Muhammad Hasbi. Forum ini turut diikuti Dandim 1426/Takalar, Ketua Pengadilan Negeri Takalar, perwakilan Kejari, Polres Takalar, Badan Intelijen Negara (BIN), para Danramil, Kapolsek, serta Camat se-Kabupaten Takalar.


Dalam sambutannya, Daeng Manye menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah. Ia meminta seluruh unsur Forkopimda meningkatkan pertukaran informasi dan mengoptimalkan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial.


"Daerah yang aman akan menciptakan pembangunan yang berjalan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat," tegas Daeng Manye saat membuka acara. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap maraknya hoaks dan informasi tak terverifikasi di media sosial.


Sekda Takalar, Muhammad Hasbi, menjelaskan bahwa FGD ini memfokuskan pembahasannya pada tiga agenda utama: penguatan koordinasi intelijen terpadu, pemetaan potensi konflik sosial di tingkat kecamatan, serta penyusunan strategi pencegahan konflik yang konkret.


Sejumlah isu strategis daerah turut disoroti dalam pertemuan tersebut. Kasat Intelkam Polres Takalar menyoroti sengketa lahan PTPN di Polongbangkeng Utara dan Selatan terkait perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU), serta dinamika Proyek Strategis Nasional (PSN) di Laikang.


Sementara itu, Dandim 1426/Takalar menambahkan bahwa tambang ilegal dan peredaran narkoba juga menjadi ancaman serius yang butuh penanganan lintas sektor. Ia mendorong penguatan edukasi masyarakat, mediasi konflik, dan pelaksanaan FGD secara berkala.


Menutup pertemuan, Wabup Hengky Yasin mengapresiasi kolaborasi antarinstansi ini dan menekankan pentingnya penyusunan peta kerawanan daerah serta sistem pertukaran informasi terpadu demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

 

×
Berita Terbaru Update