Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya
pembangunan kawasan yang diharapkan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat
pesisir. Peletakan batu pertama secara simbolis dipusatkan di Desa Topejawa dan
dihadiri sejumlah pejabat serta puluhan warga.
Pembangunan KNMP merupakan program yang
diperjuangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar untuk meningkatkan kualitas
kawasan permukiman sekaligus mendukung aktivitas masyarakat yang menggantungkan
penghasilan dari sektor perikanan.
Selain di
Topejawa, pembangunan KNMP juga akan dilakukan di Desa Boddia, Kecamatan
Galesong, Desa Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara dan Desa Bontokanang,
Kecamatan Galesong Selatan. Empat lokasi ini menjadi bagian dari program
pengembangan kawasan masyarakat pesisir di Kabupaten Takalar.
Daeng Manye mengatakan, pembangunan KNMP
tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Menurutnya, kawasan ini
harus mampu memberikan perubahan nyata terhadap aktivitas dan pendapatan
masyarakat pesisir melalui fasilitas yang mendukung pekerjaan nelayan.
Daeng Manye menegaskan, keberadaan KNMP
harus terhubung dengan kebutuhan nelayan, mulai dari kegiatan produksi hingga
pengelolaan hasil perikanan. Karena itu, masyarakat di sekitar kawasan
diharapkan ikut menjaga sekaligus memanfaatkan fasilitas yang nantinya tersedia
agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pembangunan KNMP di empat desa tersebut
diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat pesisir dan mampu
mendorong pengolahan hasil perikanan dan meningkatkan pendapatan keluarga
nelayan di Takalar.(*)



