INI-KLIK.ID - Hari libur tidak menghalangi Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye untuk turun langsung membantu warga terdampak kekeringan. Ia ikut mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Bontoparang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Minggu (23/8/2026).
Kehadiran
Bupati Daeng Manye menjadi bentuk respons Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar
terhadap keterbatasan pasokan air bersih yang dialami warga akibat kekeringan
dan fenomena El Nino.
Bantuan
tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang
mengalami krisis air. Setibanya di lokasi, Daeng Manye tidak hanya memantau
proses distribusi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga.
Daeng
Manye memastikan bantuan air bersih dari PDAM Takalar diterima masyarakat dan
dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Antusiasme warga terlihat saat
mobil tangki air tiba di lokasi. Sejumlah warga membawa baskom, ember, galon
berukuran besar hingga jeriken untuk menampung air bersih yang dibagikan
pemerintah.
Daeng
Manye mengatakan, distribusi air bersih merupakan langkah pemerintah dalam
merespons kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan. Penyaluran dilakukan
secara bertahap ke sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air.
“Hari
ini kita membagikan bantuan air bersih dari PDAM Kabupaten Takalar kepada
masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Daeng
Manye menyebut penyaluran di Desa Bontoparang menjadi titik ke-13 yang telah
dijangkau, khususnya di wilayah Kecamatan Laikang. Menurutnya, masih terdapat
sejumlah desa yang menghadapi keterbatasan pasokan air bersih karena belum
memiliki sumber air yang memadai.
“Harapan
kami, bantuan air bersih ini dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh warga
sekitar untuk memenuhi kebutuhan harian di tengah dampak kekeringan,” katanya.
Sementara
itu, Kepala Desa (Kades) Bontoparang, Abd Rahman mengapresiasi perhatian Pemkab
Takalar dan berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang kesulitan
mendapatkan air bersih.



