Kepala Dinas Kominfo-SP Takalar, Suhardiyanto, mengatakan digitalisasi desa menjadi salah satu unsur penting dalam meningkatkan daya saing daerah. Infrastruktur dan layanan digital dinilai dapat memperkuat pelayanan publik, mempercepat penyebaran informasi, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Menurutnya, teknologi digital juga dapat
dimanfaatkan untuk mempromosikan produk unggulan desa, UMKM, sektor pertanian
dan berbagai potensi ekonomi lokal sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih
luas. Dengan demikian, digitalisasi tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi
juga instrumen penggerak ekonomi masyarakat.
Program Kampung Iklim berbasis teknologi
digital tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkab Takalar mewujudkan visi
Takalar Maju dan Berdaya Saing melalui Ekonomi Digital.
Melalui gerakan serentak di 86 desa,
pemerintah menargetkan terbentuknya desa yang peduli lingkungan, tangguh
menghadapi bencana, adaptif terhadap perubahan zaman serta mampu memanfaatkan
teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi antar-OPD
menjadi salah satu fokus dalam pelaksanaan program. Dinas Pertanian, Dinas
Sosial dan PMD, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP), Dinas Kominfo-SP,
BPBD hingga Satpol PP/Damkar diharapkan mengambil peran sesuai tugas dan
kewenangan masing-masing.



