Notification

×

ini-klik.id


 


 

Ikuti Wawancara Jamsostek Award 2026, Bupati Takalar Tegaskan Komitmen Perluas Perlindungan Pekerja

Senin | 20.7.26 | Last Updated 2026-08-04T03:55:45Z
    Share


INI-KLIK.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar mengikuti tahapan wawancara Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2026 yang berlangsung di Hotel The Rinra, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Senin (20/7/2026) malam.


Tahapan wawancara ini merupakan bagian integral dari proses penilaian komitmen pemerintah daerah dalam menyelenggarakan dan memperluas program jaminan sosial ketenagakerjaan. Rangkaian kegiatan penilaian tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Juli 2026.


Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, hadir langsung memaparkan berbagai inovasi dan kebijakan strategis daerah di hadapan tim juri. Kehadiran langsung kepala daerah ini menegaskan komitmen kuat Pemkab Takalar dalam memperluas cakupan perlindungan bagi para tenaga kerja di wilayahnya.


Dalam sesi wawancara tersebut, Daeng Manye didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Takalar, Syarief H, serta Kepala Bidang Tenaga Kerja, Salmawati. Tim Pemkab Takalar mempresentasikan strategi konkret terkait peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta penguatan implementasi program jaminan sosial di daerah.


Di sela kegiatan, Kabupaten Takalar juga menerima Sertifikat Penghargaan sebagai Peserta Terpilih Jamsostek Award 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Jufri Rahman.


Proses penilaian sendiri melibatkan tim juri dari lintas unsur, termasuk Sekprov Sulsel Jufri Rahman, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar Muhammad Aras, serta kalangan akademisi. Tim juri menggali secara mendalam berbagai kebijakan, inovasi, dan langkah konkret yang telah ditempuh Pemkab Takalar.


Usai sesi wawancara, Bupati Daeng Manye mengapresiasi proses penilaian yang dinilainya berlangsung objektif, terbuka, dan profesional.


"Yang kami bangun bukan sekadar mengejar angka kepesertaan, melainkan juga menghadirkan sistem pelayanan yang mampu menjangkau lebih banyak pekerja. Dengan begitu, manfaat perlindungan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Daeng Manye.


Ia menegaskan, Pemkab Takalar akan terus memperkuat kolaborasi bersama BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan cakupan perlindungan pekerja terus meluas.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Takalar, Syarief H, memastikan jajarannya siap mengawal dan mendukung penuh program Bupati Daeng Manye dalam meningkatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Takalar.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar mengikuti tahapan wawancara Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2026 yang berlangsung di Hotel The Rinra, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Senin (20/7/2026) malam.


Tahapan wawancara ini merupakan bagian integral dari proses penilaian komitmen pemerintah daerah dalam menyelenggarakan dan memperluas program jaminan sosial ketenagakerjaan. Rangkaian kegiatan penilaian tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Juli 2026.


Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, hadir langsung memaparkan berbagai inovasi dan kebijakan strategis daerah di hadapan tim juri. Kehadiran langsung kepala daerah ini menegaskan komitmen kuat Pemkab Takalar dalam memperluas cakupan perlindungan bagi para tenaga kerja di wilayahnya.


Dalam sesi wawancara tersebut, Daeng Manye didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Takalar, Syarief H, serta Kepala Bidang Tenaga Kerja, Salmawati. Tim Pemkab Takalar mempresentasikan strategi konkret terkait peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta penguatan implementasi program jaminan sosial di daerah.


Di sela kegiatan, Kabupaten Takalar juga menerima Sertifikat Penghargaan sebagai Peserta Terpilih Jamsostek Award 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Jufri Rahman.


Proses penilaian sendiri melibatkan tim juri dari lintas unsur, termasuk Sekprov Sulsel Jufri Rahman, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar Muhammad Aras, serta kalangan akademisi. Tim juri menggali secara mendalam berbagai kebijakan, inovasi, dan langkah konkret yang telah ditempuh Pemkab Takalar.


Usai sesi wawancara, Bupati Daeng Manye mengapresiasi proses penilaian yang dinilainya berlangsung objektif, terbuka, dan profesional.


"Yang kami bangun bukan sekadar mengejar angka kepesertaan, melainkan juga menghadirkan sistem pelayanan yang mampu menjangkau lebih banyak pekerja. Dengan begitu, manfaat perlindungan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Daeng Manye.


Ia menegaskan, Pemkab Takalar akan terus memperkuat kolaborasi bersama BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan cakupan perlindungan pekerja terus meluas.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Takalar, Syarief H, memastikan jajarannya siap mengawal dan mendukung penuh program Bupati Daeng Manye dalam meningkatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Takalar.

×
Berita Terbaru Update