Notification

×

ini-klik.id


 


 

Dugaan Penimbunan Gas LPG 3 Kg, Pemprov Sulsel Gandeng Kepolisian Lakukan Operasi

Jumat | 11.9.26 | Last Updated 2026-09-11T12:17:32Z
    Share


INI-KLIK.ID  - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengambil langkah tegas menindaklanjuti adanya spekulan dan oknum yang menimbun atau menyelundupkan gas subsidi LPG 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa waktu terakhir.


Melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel, pengawasan terhadap distribusi LPG subsidi akan diperketat guna memastikan penyalurannya tepat sasaran dan tidak terjadi penyalahgunaan di lapangan.


Plt Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulsel, Andi Kasman, menegaskan pihaknya akan melakukan operasi bersama jajaran Polda Sulsel dan Pertamina sebagai langkah untuk mengantisipasi sekaligus menindak dugaan pelanggaran dalam distribusi LPG 3 kg.


“Pelanggar siap-siap ditindaki, kami operasi bersama jajaran Aparat penegak hukum,” tegas Andi Kasman kepada media, Jumat (11/9/2026).


Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah dalam menyikapi keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan LPG 3 kg serta dugaan adanya praktik distribusi yang tidak sesuai ketentuan.


Operasi bersama aparat kepolisian akan menyasar proses distribusi LPG 3 kg, mulai dari penyaluran hingga titik penjualan di masyarakat. Pengawasan dilakukan untuk memastikan LPG subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak tidak disalahgunakan.


Andi Kasman menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Setiap temuan di lapangan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.


“Yang melanggar akan kita tindaki sesuai aturan,” ujarnya.


Dinas ESDM Sulsel juga akan memperkuat koordinasi dengan Pertamina serta pihak terkait lainnya untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG 3 kg di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.


“Tim akan bekerja di lapangan melakukan pengawasan untuk menjaga agar subsidi energi pemerintah tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu,” cetusnya.

×
Berita Terbaru Update